Akhirnya, Kutemukan Cabe Impianku

Duhh…hati saya rasanya berbunga-bunga karena si Deddy teman saya kasih tahu ke saya kalau ada cabe di Wellington yang harganya lumayan murah dan pedasnya mantap. Akhirnya habis pulang kuliah saya bersama istri berkunjung ke toko yang direkomendasikan sama si Deddy yaitu sebuah minimarket milik orang China.

Minimarket milik orang China itu berada di Dixon Street, dekat dengan Cuba Street dan Manners Mall serta segaris dengan Courtenay Place. Setelah ngubek-ngubek isi toko hampir 3 menitan saya dan istri menemukan cabe impian kami. Huff…, lega rasanya. Soalnya kami berdua malu, orang masuk ke toko kok cuma cari cabe, seharga NZ$ 4,99 lagi.

Bicara tentang cabe, di Wellington pada khususnya dan di New Zealand pada umumnya, cabe adalah barang mahal. Soalnya orang Kiwi juga nggak suka makanan pedas-pedas, paling hanya orang Asia saja yang hobi makan pedas. Lada hitam saja tak akan cukup untuk memuaskan rasa pedas dambaan Indonesia.

Ada beberapa toko dan tempat yang memang menyediakan cabe untuk Anda beli. Beberapa harganya mahal banget karena satu kilogram cabe mencapai NZ$ 40 (Rp. 240.000), itu juga rasanya nggak pedas, kurang mantap deh pokoknya. Kalau mau agak murah (sekitar NZ$ 2 perpack (1 ons) ya di Sunday Market, tapi masalahnya kita rajin ngga nyamperin ke sana tiap minggu? Jadi kayaknya pilihan untuk beli cabe yang lumayan segar ya di Dixon Street ini deh.

Alternatif lain? Sabar yah… Nanti saya posting lagi kalau sudah ketemu.

Advertisements

Download Free Medical Dictionary

Download 

Free Medical Dictionary?


Download Billing Internet MyCafecup 2.

Download Billing Internet MyCafecup 2, click here.

Internet cafe software and Cyber Cafe Software from MyCafeCup is a software for operating Internet Cafe, Cyber Cafe, Game Center, Gaming Cafe and PC rental Cafe shop. It has been designed for use in an Internet coffee shop, although it can be used for intranet PC controlling. My Cafe Cup is an online real-time way to manage your client machines via monitoring and locking in order to process PC rentals. It offers secure access to client…

Download Express Accounting 2

Download Express Accounting 2, click here.

CompuEx Express Accounting – Free Edition – Version 2.0, Fully functional, commercial-grade, FREE Accounting Software. A Single Company, Single User, Single Currency Small Business Management and Accounting Software, offers a comprehensive suite.

Download Winrar 3.80

Download File Winrar? Click Here.

Dragon Boat Festival, Wellington

Wellington Dragon Boat Festival available in English, click here.

Event ini dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 21-22 Maret 2009. Acara yang cukup meriah. Ada beberapa tim yang ikut berlomba. Hanya saja saya nggak tahu berapa timnya.

Saat itu saya berdua bersama istri. Istri kan kerja paruh waktu di Te Papa Museum, jadi pas pulang saya jemput. Kami sempatkan berjalan-jalan di Wellington Harbour cukup lama karena pingin nonton Wellington Dragon Boat Festival. Ada beberapa ratus foto yang sempat saya ambil bersama istri.

Acara ini cukup meriah karena banyak turis yang datang, even nasional tapi bisa dimanfaatkan oleh agen-agen wisata New Zealand sehingga supporter nggak hanya datang dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri. Termasuk saya sama istri ini. Hehe…

Acara ini dilaksanakan dengan Sunday Market, jadi cukup strategis. Soalnya hari Minggu saya bisa sekalian belanja.

Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Silakan download Peta Kota Semarang (map) di sini.

Gunungpati, Sekarang, bis GP, Sampangan, Jatingaleh dan Semarang. Sekaran, ada banyak kenangan tertinggal di sana. Terkadang saya merindukan untuk kembali ke sana, oleh karenanya sesekali bersama istri saya berkunjung ke Sekaran. Ke kampus dimana saya dulu menyelesaikan kuliah.

Unnes, saya memulai kehidupan kuliah dari bawah. Dengan bantuan kakak-kakak yang begitu support pada saya, orang tua yang tidak mampu untuk membiayai kuliah saya. Setiap kali pulang ke Blora, Ibu selalu membekali saya beras 10 kilogram untuk makan sebulan dan sambal kacang yang dibuat seperti bola. Sambal kacang ini cadangan jika saya sudah tak punya uang untuk membeli sayur, tapi juga kadang jadi makanan utama.

Saya kadang makan beras mentah karena tak punya uang lagi untuk belanja dan makan. Warung mbak Yayuk di Sekarang, mbak Kom, Bu Sinah dan warung di Gang Pete adalah langganan saya. Karena dengan uang Rp. 3.000 saya bisa makan sehari.

Berbagai macam pekerjaan part time saya jalani untuk menopang biaya kuliah saya. Mulai dari jadi tukang gali tanah, tukang kayu, tukang sensus hutan, jadi penjaga rental komputer dan hampir semua pekerjaan kasar saya jalani untuk bisa kuliah. Alhamdulillah, karena keterpaksaan itu saya bisa menulis beberapa artikel di media cetak dan mengajar komputer. Beberapa beasiswa alhamdulillah telah membantu biaya SPP saya. Saya tak ingin membuat orang tua saya kecewa, mereka harus bangga mempunyai seorang anak yang nekad untuk kuliah dengan jerih payah dan keringat anak bersama kedua orang tuanya.

Setiap kali mengingat kampus Universitas Negeri Semarang itulah, semangat saya jadi membara. Bahwa saya harus survive sebagaimana dulu saya jalani. Saya tak takut gagal, mungkin dengan itu saya tahu cara untuk berhasil. Saya akan tetap mengenang kampusku yang jauh di Sekaran sana, meskipun sekarang saya di New Zealand.